Skip to main content
x

CORONA IMUNISASI BAGI BUMI

Iqbal Fachreza Lingga, Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala, iqballingga13@gmail.com/081360195600
Iqbal Fachreza Lingga, Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala, iqballingga13@gmail.com / 081360195600

 

Seperti yang kita ketahui sejak bulan Desember 2019 lalu di Wuhan,China dunia di hebohkan dengan munculnya Virus Corona. Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan manusia dan dapat mengakibatkan gangguan pada sistem pernapasan, infeksi paru paru yang berat, hingga kematian. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan, awal pertama kali munculnya virus ini yaitu di pasar hewan dan makanan laut di Kota Wuhan kemudian banyak masyarakat yang menderita virus ini dan ternyata ada hubungannya dengan pasar hewan dan makanan laut tersebut. Gejala awal dari virus ini sebenarnya seperti flu biasa namun disertai dengan suhu badannya yang diatas 38 derajat,batuk,pilek,sakit tenggorakan. Cara penularan utama penyakit ini adalah melalui tetesan kecil (droplet) yang dikeluarkan pada saat seseorang batuk atau bersin sehingga penularan dari virus ini sangat cepat antara individu kepada individu lain. Akibat dari Penyebarannya yang cepat membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown. Lockdown adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan suatu upaya pengendalian penyebaran infeksi yang mana mengharuskan sebuah wilayah menutup akses masuk maupun keluar sepenuhnya. Di Indonesia, pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. Yang mana mengharuskan masyarakat untuk tetap berada dirumah, ketika keluar rumah meggunakan masker, menjaga jarak antara individu.  Namun efek negatif dari lockdown atau karantina wilayah tersebut maka akan berdampak kepada masyarakat dari golongan menengah ke bawah yang mana terganggunya mata pencaharian mereka dan tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun pada faktanya seperti yang kita lihat sekarang dengan adanya lockdown membuat golongan masyarakat menengah ke bawah tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari kita ambil contoh, ojek online karena adanya social distancing, dan ketakutan masyarakat akan virus corona ini. Masyarakat diharuskan untuk tetap dirumah saja jika tidak ada keperluan yang mendesak untuk mengurangi dampak penyebaran virus corona maka dari itu hal ini sangat berdampak bagi ojek online maupun supir angkot,supir becak,dan lain lain dengan masyarakat dirumah saja dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah maka akan mengurangi pendapatan dari para pekerja tersebut. Banyak sekali kerugian yang diterima banyak orang akibat adanya wabah virus corona ini tidak sedikit yang kehilangan mata pencahariannya, virus ini juga sangat berdampak bagi institusi institusi yang ada seperti dalam Pendidikan akibat wabah ini yang mana memberlakukan social distancing akhirnya institusi pendidikan diwajibkan untuk melakukan belajar dari rumah yang mana tidak melakukan aktivitas di sekolah ataupun universitas melainkan secara daring ataupun online tidak hanya sampai disitu dampak dalam pendidikan ini juga pada umumnya sangat memberatkan bagi para pelajar karena tugas yang diberikan semakin banyak daripada biasanya sehingga membuat para pelajar hampir tertekan belum lagi harus menghabiskan banyak kuota internet dan bagi pelajar yang sudah di jenjang universitas sangat kesulitan umtuk melakukan konsultasi tugas kuliah akhir,laboratorium,laporan,skripsi,seminar,wisuda, yudisium, dan lain-lain sehingga menghambat segala prosesnya. Virus ini juga sangat berdampak dalam keuangan negara yang mana banyak nya tekanan dan pengeluaran biaya untuk menangani wabah virus corona ini. Virus ini juga berdampak pada Institusi Kesehatan yang mana para dokter dan perawat harus bekerja lebih dari biasanya untuk menangani pasien-pasien yang telah terkena wabah virus ini dan juga pekerjaan yang para tenaga kesehatan lakukan sangat membahayakan nyawa mereka karena besar kemungkinan untuk mereka tertular virus corona ini dan juga sempat terjadinya kelangkaan terhadap masker dan alat-alat medis yang dibutuhkan para tenaga kesehatan karena ada beberapa dari masyarakat yang bukan tenaga kesehatan malah menggunakan alat-alat medis yang harusnya para tenaga kesehatan gunakan untuk melindungi diri mereka ketika menghadapi pasien yang terkena virus tersebut malah digunakan masyarakat hanya untuk kepentingan diri sendiri seperti pergi berbelanja dan sebagainya.

Setelah membahas banyak dampak negatif tadi bagaimana jika kita melihat dari sudut pandang yang berbeda terkait dampak dari Covid-19 ini semenjak diberlakukannya lockdown,social distancing,dan melakukan segala aktivitas baik bekerja maupun belajar dari rumah tanpa kita sadari ternyata membawa dampak positif bagi lingkungan dan bumi karena menurunnya aktivitas manusia diluar rumah berdampak terhadap emisi gas rumah kaca, konsumsi bahan bakar fosil, lalu lintas udara, darat dan laut secara drastis telah menurun, dan juga akibat dari itu berkurang drastisnya polusi. Mari kita pikirkan kembali dengan diberlakukannya beberapa aturan tadi yang mana mengurangi aktivitas diluar rumah membuat lapisan ozon semakin membaik, banyak juga berita-berita mengenai hewan-hewan yang seharusnya berada dihutan mulai memberanikan diri datang kepemukiman masyarakat  akibat tidak adanya aktivitas manusia diluar rumah dan juga membantu perkembangbiakan daripada hewan-hewan tersebut sehingga meningkatkan populasi hewan yang sangat drastis dan juga membuat cuaca semakin membaik dari yang biasanya. Ternyata corona tidak selalu berdampak buruk melainkan masih mempunyai sisi positif untuk bumi. Apakah ternyata virus corona ini adalah salah satu cara bumi untuk menyembuhkan dirinya dari semua kekacauan yang telah diciptakan manusia pada bumi? Dan ternyata virus yang sesungguhnya itu ternyata manusia yang merusak bumi? Siapa yang tau ini hanya Opini saja. Dan ketika berakhirnya wabah ini sepertinya semua negara harus membuat satu hari perayaan untuk memperingati virus ini dengan cara melakukan semua aktivitas dirumah saja ya hitung-hitung untuk  kita memberikan kesempatan untuk bumi melakukan penyembuhan untuk dirinya.

Selanjutnya kita akan membahas mengenai Solusi dalam penanganan Covid-19. Menurut saya dalam menangani Covid-19 pemerintah banyak mengeluarkan kebijakan yang dapat mengurangi Covid-19 ini untuk masyarakat adanya pemberian masker gratis untuk tiap tiap daerah dan juga pemberian handsanitizer, melakukan penyemprotan disinfektan dan juga melakukan pengawasan terhadap orang orang yang melakukan kunjungan dari luar daerah dan kembali ke daerah asalnya. Tidak hanya itu solusi dalam penanganan ini juga yaitu dengan memberikan sembako kepada masyarakat yang memang sangat membutuhkan dan terganggu sumber mata pencahariannya akibat virus corona ini menurut saya ini cukup efektif untuk masyarakat namun seharusnya kita juga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat yang mungkin kurang mengerti akan virus ini. Selanjutnya tidak sedikit pula para Influencer-Influencer ataupun  Selebgram (Artis Instagram) yang banyak membantu untuk melakukan ataupun membuka donasi yang mana donasinya akan di berikan baik dalam bentuk sembako,alat medis, dan sebaginya yang mana ini sangat membantu sekali baik untuk masyarakat maupun tenaga tenaga medis yang sedang berjuang. Mereka mampu mengajak dan mengedukasi followersnya atau pengikutnya untuk mau memberikan donasi berapapun itu untuk kebaikan bersama saya merasa solusi yang dilakukan oleh para influencer tersebut sangat-sangat membantu sekali sehingga kita semua mampu bekerjasama dalam menangani Covid-19 ini .

Selanjutnya untuk solusi yang ditawarkan mungkin ada sebuah gerakan atau seperti relawan untuk dapat membantu masyarakat dengan membantu menyebarkan masker, handsanitizer,dan lain-lain tetapi sesuai dengan ketetapan yang telah di berikan pemerintah sehingga semua paham mengenai virus corona ini dan tau cara mencegahnya . Kita tidak bisa hanya memberikan sepenuhnya kepada pemerintah ketika kita mampu atau bisa setidaknya kita dapat memberikan bantuan,saling bekerja sama satu sama lain sehingga perlahan-lahan virus ini akan segera cepat menghilang. Dan juga media yang ikut membantu dalam menyiarkan berita mengenai pandemi virus ini agar tidak mengejar eksistensi dengan cara memberikan berita-berita hoax melainkan harusnya memberikan kabar baik,dan penyemangat untuk siapa saja yang membaca beritanya karena itu sangat berdampak penghambat dari pemberian solusi yang telah diberikan oleh pemerintah. Selanjutnya untuk solusi pemerintah jangan hanya memberlakukan lockdown atau sebagainya tetapi tidak memperhatikan rakyatnya yang mana ketika mengambil sebuah kebijakan harus mampu menanggung konsekuensi atas kebijakan yang diambil karena sangat berdampak bagi masyarakat yang tidak mampu dan terganggu pekerjaan nya akibat Covid-19 ini, Dan juga saya harap pemerintah mempunyai solusi untuk para buruh-buruh pabrik yang tetap masih harus dipaksa bekerja dengan segala alasan dari perusahaannya yang mana mereka menjadi tidak menerapkan yang namanya social distancing lagi karena harus bertemu dengan rekan rekan kerja yang lain saya harap pemerintah mempunyai solusi terhadap mereka para buruh pabrik yang tetap harus bekerja yang mana melihat pada kondisi sekarang yang tidak memungkinkan melakukan interaksi secara langsung satu sama lain.

Diatas telah saya utarakan beberapa opini mengenai solusi dalam penanganan Covid-19 lalu bagaimana dengan pasca wabah nanti atau setelah hilangnya wabah tersebut?. Sebenarnya kita bisa menjadikan kejadian yg terjadi ini sebagai patokan diri untuk lebih peduli pada kesehatan diri sendiri. Bisa saja dengan adanya wabah ini menjadi teguran untuk kita semua, Saya merasa ketika hilangnya virus ini nanti diharapkan kita semua tetap menggunakan masker ketika pergi ataupun melakukan aktivitas diluar rumah sehingga terhindar dari banyak virus dan penyakit-penyakit lainnya, tidak lupa juga menggunakan handsanitizer ketika memegang sesuatu yang dirasa kotor sehingga kesehatan diri sendiri tetap terjaga dan juga seharusnya kita melakukan cek kesehatan yang rutin karena kita tidak tau bisa saja gejala awal yang ditimbulkan biasa saja namun ternyata berakibat sangat buruk bagi diri sendiri dan dapat mengancam nyawa. Maka dari itu ada baiknya ketika hilangnya wabah ini pun kita tetap memakai masker dan lebih menjaga kesehatan dan juga saling bekerjasama satu sama lain seperti melakukan gotong royong untuk kebersihan bersama agar terhindar dari penyakit yang dapat merugikan diri sendiri dan orang banyak sehingga mampu mengurangi terjangkit penyakit seperti virus corona tersebut.